Teknik Memandu Wisata - Edisi Tour Guide # Ringkasan Materi Pelatihan Kepemanduan Wisata KEMENPAR RI [Batam, 19-20 Juli 2017]

By Prijanuary Jan - Juli 20, 2017


Tour Guide memegang peran penting dalam suksesnya sebuah kegiatan wisata. Saya menyadari bahwa pengetahuan saya tentang hal itu sangat minim. Maka dari itu, pada hari rabu tanggal 19 Juli 2017 saya melakukan perjalanan ke Pulau Batam untuk terlibat sebagai peserta pada pelatihan bidang pemanduan wisata yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.

Dalam postingan ini saya ingin berbagi pengetahuan dasar berupa ringkasan materi tentang teknik memandu wisata yang saya anggap sangat penting bagi siapa saja yang ingin atau telah berprofesi sebagai tour guide. Baiklah, tidak perlu panjang lebar kita langsung ke topik  berikut :



" Teknik Memandu Wisata "

Materi ini dibawakan oleh bapak Osvian Putra dari DPP Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).

Pengantar

Pertama, pemateri memberikan sebuah gambaran tentang bagaimana sebuah prosedur pelayanan di restoran, yang mana secara umum seorang waiter selalu menyajikan makanan melalui sebelah kiri kostumer dan membersihkan atau mengambilnya kembali dari sebelah kanan setelah kostumer selesai makan. Menurutnya hal ini tidak jauh berbeda dengan bagaimana yang seharusnya dilakukan oleh seorang tour guide. 


Memandu wisata merupakan bahasa atau istilah yang digunakan dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), diartikan sebagai memimpin dan memandu rombongan wisata. Pemandu wisata harus mengetahui prosedur pelaksanaan dan mampu mempraktekannya selama bekerja.

SKKNI sebagai standar pelayanan, tentu sangat dekat hubungannya dengan profesi seorang tour guide. Standar pelayanan ini bisa dipecahkan ke dalam beberapa kategori lagi sesuai dengan bidang profesi guiding. Misalnya, tour guide untuk Ekotourism, Outbond, Mountainering, City tour dan umum. 

Salah satu goal yang ingin dicapai dari materi ini adalah menghasilkan pemandu wisata yang kompeten. 

Kompeten sendiri adalah perpaduan dari skill, knowledge dan attitude. Hal ini perlu dipahami secara jelas, melihat banyaknya orang yang mengatakan bahwa seorang tour guide adalah penerjemah, penunjuk jalan dan tukang cerita. Masing-masing dari pendapat itu memang ada benarnya, tetapi tidak sedangkal itu memahami apa saja peran dan tanggungjawab seorang tour guide. 

Sebagai general pointnya, kira-kira seperti berikut inilah gambaran umum kompetensi yang harus dimiliki seorang tou guide :

Skill 
- Komunikatif
- Entertaining
- Kratif
- Menginspirasi

Knowledge 
- Memahami ruanglingkup pekerjaan
- General Knowledge : Profil suatu tempat dimana ia bekerja
- Memahami Objek wisata
- Budaya dan adat istiadat setempat
- Pengetahuan umum lainnya sebagai pendukung.

Attitude
- Etika
- Kejujuran
- Bertanggungjawab


Memulai Sebuah Tour

Standar Keamanan
Pastikan peralatan atau fasilitas keselamatan sebelum memulai tour. Umumnya banyak orang yang tidak pernah menyadari persoalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terutama ketika memandu tour grup. seperti tour yang menggunakan bus, boat dan sejenisnya. Padahal ini sangat penting dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kejadian-kejadian buruk yang bisa saja terjadi diluar dugaan.

Berikut peralatan-peralatan dan fasilitas yang harus diperhatikan :

1. Pemadam Api
2. Pemecah kaca
3. Pintu darurat
4. Peralatan pendukung lainnya.

Prosedur kerja
#Pra Guiding
   1. Master Itenerary 
Itenerary adalah sebuah acuan atau panduan selama tour. Sebelum tour dimulai maka pastikan terlebih dahulu itenerary, daftar destinasi, objek wisata serta schedule yang tertera pada setiap kegiatan yang akan dilakukan. 

   2. Facilities
Pastikan juga kelengkapan berupa sarana yang terdapat di dalam kendaraan seperti AC, Sound system, kebersihan dan kelengkapan medis.

   3. Who Involved
Perhatikan siapa saja yang terlibat dalam tour, mulai dari peserta hingga tour leader dan juga pastikan berapa jumlah wisatawan yang ada. Hal ini akan memudahkan seorang tour guide dalam mengontrol setiap kegiatan sebagaimana yang terdapat dalam itenerary.

Contoh :
Jika kebetulan memandu rombongan pejabat atau militer, pastikan siapa saja yang terlibat dan terdaftar dalam rombongan tersebut. Beberapa kasus yang pernah terjadi adalah sering kali para ajudan, asisten atau personel pengamanan tidak tertera dalam daftar rombongan. hal ini akan menyebabkan kerancuan saat tiba waktu makan dan mereka tidak kebagian jatah. 

Bayangkan apa dan bagaimana yang akan terjadi jika mereka salah paham karena jumlah hidangan tidak cukup? Bisa kena "Jurus" .... hehe

#Guiding
- Greeting 
- Koordinasi dengan tour leader (TL)
- Persilahkan naik kendaraan
- Sampaikan Brief kegiatan yang akan dilakukan sesuai yang ada dalam itenerary
- Closing

#On board
Rute pendek  : saat anda melakukan tour dimana jarak antar objek wisata cukup berdekatan, maka teknik yang dianjurkan adalah "Commentary guiding" seperti memberikan informasi umum yang langsung pada inti dari objek wisata yang dikunjungi tanpa harus membuang banyak waktu menceritakan panjang lebar sesuatu yang tidak relevan.

Rute Panjang : saat anda melakukan tour dimana jarak antar objek wisata dapat menghabiskan waktu berjam-jam, maka teknik yang harus dilakukan adalah "thematic guiding", yakni membahas sebuah topik tertentu seperti sejarah, budaya, ekonomi, atau olahraga.

Teknik ini tentu akan sangat efisien untuk membunuh jarak dan waktu apabila seorang tour guide dapat menjelaskan secara detil setiap topik yang dipilih.

*Note : Setiap tema harus disesuaikan dengan karakter dan interest tourist yang dihandle. Disinilah peran seorang tour guide diuji kompetensinya, seperti kemampuannya dalam menggali topik apa kira-kira yang disukai oleh touristnya.

#After Guiding

 1. Reporting 
Biasanya ini dilakukan oleh tour guide kepada travel agent atau sebaiknya mengenai administrasi dan biaya yang digunakan selama tour. 

 2. Evaluation
Biasanya dilakukan oleh travel agent kepada tourist dalam bentuk koesioner untuk mengevaluasi kinerja seorang tour guide.


Seperti itulah ringkasan materi untuk pemanduan wisata. Mohon maaf untuk segala kekurangannya. Ringkasan materi lainnya yang mudah-mudahan bisa menyusul. ---->  "Mengatasi Komplain wisatawan"



Terima Kasih sudah membaca

  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. selamat pg gan,,,
    gan sy copy beberapa artikelnya untuk bahan presentasi..
    terima kasih gan

    BalasHapus